Tips Lulus Toefl 500

TOEFL, Toefl 500, Lulus, Tips dan Trik

799

Cara Lulus Toefl 500 – Test of English as a Foreign Language atau yang biasa disingkat TOEFL merupakan tes yang digunakan untuk menguji kemampuan berbahasa inggris logat Amerika yang dapat digunakan untuk mendaftar masuk universitas, melamar pekerjaan, mencari beasiswa, naik pangkat dan keperluan lainnya.

Pada artikel kali ini saya akan membagikan tips dan trik cara lulus toefl 500. Artikel ini hanya membahas beberapa tips lulus toefl saja yang bisa anda baca. Untuk lebih lengkapnya bisa anda download E-Book tentang Strategi mendapatkan Skor 500 Pada Test TOEFL secara free di akhir artikel ini. Semoga bermanfaat

cara-lulus-toefl-500 cara-lulus-toefl-500

Adapun jenis – jenis tes TOEFL adalah :

  1. PBT (Paper Based Test)
  • PBT adalah jenis tes TOEFL yang menggunakan kertas sebagai sarana atau alat selama tes berlangsung. Pada jenis tes TOEFL ini ada beberapa skill atau kemampuan bahasa Inggris yang diujikan, meliputi: Listening, Structure And Written Expression, dan Reading. Ujian TOEFL ini membutuhkan waktu selama 2 – 2,5 jam dengan score range 310 – 677
  1. TOEFL CBT (Computer Based Test)
  • TOEFL CBT adalah jenis tes TOEFL yang berbasis pada komputer sesuai pada namanya yaitu Computer Based Test. Tes TOEFL ini menggunakan media komputer sebagai sarana atau alat selama proses ujian berlangsung. TOEFL CBT merupakan jenis tes sebagai perkembangan dari TOEFL PBT (Paper Based Test) yang pertama kali dikenal oleh masyarakat yaitu pada tahun 1998. Pada TOEFL jenis CBT (Paper Based Test) terdapat beberapa skill bahasa Inggris yang akan diujikan, diantaranya yaitu Listening, reading and writing. Ujian pada TOEFL jenis CBT (Computer Based Test) berlangsung selama kurang lebih 2–2,5 jam. Mengenai rentang nilai pada TOEFL CBT berbeda dengan TOEFL PBT, yaitu 0 – 300.
  1. TOEFL IBT (Internet Based Test)
  • Merupakan tes TOEFL yang berbasis pada Internet atau dengan kata lain selama proses ujian berlangsung, internetlah yang menjadi sebuah sarana dalam penyelenggaraannya. Selain itu, tes jenis ini juga menggunakan komputer sebagai media dalam proses ujian berlangsung. Jenis TOEFL IBT (Internet Based Test) adalah jenis TOEFL terbaru yang diluncurkan oleh ETS (Educational Testing Service) sebagai sebuah tes untuk menguji kemampuan masyarakat di dunia dalam berbahasa Inggris. TOEFL IBT (Internet Based Test) pertama kali dikeluarkan oleh ETS yaitu pada tahun 2005, namun baru pertama diberlakukan di Indonesia yaitu pada tahun 2006. Sama seperti jenis TOEFL lainnya, TOEFL IBT (Internet Based Test) juga terdapat beberapa kemampuan yang diujikan, seperti halnya Reading, Listening, Speaking dan Writing. TOEFL IBT berlangsung 4 jam dengan rentang skor sebanyak 0 – 120.

Bagian – Bagian Pada Tes TOEFL

Untuk tes TOEFL PBT terdapat 3 jenis bagian tes, yaitu :

  1. Listening Comprehension
  • Bagian ini menguji kemampuan peserta tes dalam bidang percakapan

cara-lulus-toefl-500

  1. Structure and Written Expression
  • Bagian ini menguji kemampuan peserta pada tata bahasa Inggris

cara-lulus-toefl-500

  1. Reading Comprehension
  • Bagian ini menguji kempuan peserta tes pada bidang memahami wacana

cara-lulus-toefl-500

Penilaian Pada Tes TOEFL

Pada TOEFL PBT, pen-score-an menggunakan system nilai konversi. Artinya jumlah jawaban benar akan diberi nilai pada tingkatan tertentu. Untuk lebih mudah mengetahui tingkatan nilai conversi berikut :

cara-lulus-toefl-500

Sebagai simulasi, kita anggap anda menjawab benar sebagai berikut :
Section 1 : 43
Section 2 : 28
Section 3 : 37, maka perhitungannya adalah sebagai berikut :

Berdasarkan hasil konversi tabel diatas, maka dapat disimpulkan bahwa jika dikonversikan nilai terendah atau nilai minimum skor TOEFL yaitu 217 apabila kita tidak mampu menjawab satu pun yang benar. Sedangkan untuk nilai TOEFL tertinggi yaitu dengan skor 677. Tapi, dalam tes TOEFL yang berkepentingan untuk mengukur standar tingkat atau level penguasaan bahasa Inggris ada 4 tingkatan level skor yang diakui yaitu dengan nilai minumum skor 310. Berikut adalah level skornya :

  1. 310-420 = tingkat dasar (elementary)
  2. 420-480 = tingkat menengah bawah (low intermediate)
  3. 480-520 = tingkat menengah atas (high intermediate)
  4. 525-677 = tingkat mahir (advance)

Strategi Pada Bagian Listening

1. Untuk Part A (Short Conversation)

Pada Part A ini, anda akan mendengar sekitar 30 percakapan pendek (short conversation/dialog) antara dua orang dan setiap satu percakapan akan diikuti oleh satu pertanyaan. Rata-rata satu pembicara hanya berbicara satu kali. Ketika Anda mendengarkan percakapan, Anda harus memperhatikan dengan cermat ungkapan yang diucapkan oleh pembicara kedua, karena biasanya kata kunci untuk menjawab berada pada kalimat yang diucapkan oleh pembicara kedua. Pembicara kedua biasanya akan memberikan informasi penting yang membuat anda bisa menjawab pertanyaan. Setelah satu percakapan tersebut selesai, maka anda akan mendengar sebuah pertanyaan lagi. Empat pilihan jawaban sudah tersedia dalam lembar soal. Semua jawaban disusun secara gramatikal, dan tampaknya semua benar. Namun sebenarnya HANYA ADA SATU jawaban yang benar. Anda hanya diberi waktu 10 sampai 12 detik untuk menjawab setiap soalnya.

TRIK MENJAWAB :

  1. Fokuskan pendengaran Anda pada orang kedua.
  2. Jangan panik jika tidak bisa memahami kata demi kata dalam percakapan secara komplit. Anda hanya perlu menangkap ide atau isi percakapan.
  3. Bila anda sama sekali tidak bisa memahami apa yang dibicarakan pembicara kedua, pilihlah jawaban yang paling berbeda dari apa yang Anda dengar.
  4. Pahami bentuk-bentuk functional expression seperti agreement (persetujuan), uncertainty (ketidakpastian), suggestion (saran), surprise (keterkejutan), idiomatic expression, dan situasi ketika pembicaraan dilakukan.

POLA PERTANYAAN

Setiap pertanyaan dimulai dengan question words (kata-kata tanya) terutama:

  1. What (Apa/Apa yang/Berapa);
  2. Where (Di mana atau Ke mana); dan
  3. When (Kapan).

JARANG SEKALI pertanyaan dimulai dengan:

  1. Why (Mengapa);
  2. Which (Yang mana);
  3. Who (Siapa/Siapa yang); atau
  4. How (Bagaimana/Berapa)

PERTANYAAN PALING UMUM :

1.What does the (man/woman) mean?
(Apa maksud dari (laki-laki/wanita) tersebut ?

2. What will the (man/woman) probably do (next) ?
(Apa yang mungkin akan dikerjakan oleh (laki-laki/wanita) tersebut (berikutnya) ?

3. What will the speakers do?
(Apa yang akan dilakukan oleh pembicara?)

4. What is the (man/woman) going to do?
(Apa yang akan dikerjakan oleh (laki-laki/wanita) tersebut?)

5.What does the (man/woman) plan to do?
(Apa yang (laki-laki/wanita) tersebut rencanakan?)

6. What does the (man/woman) imply about…?
(Apa yang diimplikasikan oleh (laki-laki/wanita) tersebut tentang…?)

2. Part B (Longer Conversation)

Pada Part B (Longer Conversation) ini, anda akan banyak mendengarkan sebuah percakapan panjang (long conversation/dialogue) antara dua orang dan setiap satu percakapan panjang akan diikuti oleh beberapa pertanyaan. Teks lisan setiap percakapan panjang terdiri atas 140-290 kata dan berlangsung sekitar 40-80 detik. Part B bersifat lebih akademis jika dibandingkankan dengan Part A dan materinya berbicara seputar sejarah, ilmu pengetahuan atau organisasi universitas, dan kadang anda perlu memperhatikan informasi yang berkaitan dengan angka-angka yang terdapat dalam percakapan ini. Di sini anda memiliki waktu sekitar 12 detik untuk menjawab beberapa pertanyaan dalam satu percakapan panjang.

TRIK MENJAWAB :

  1. Ketika narator membacakan petunjuk untuk PartB Anda sebaiknya membaca pilihan jawaban secara sekilas kemudian merekamnya dan memperkirakan tema apa yang akan menjadi perbincangan.
  2. Ketika menyimak conversation, Anda harus
  3. Cermati kondisi dan situasi yang terjadi seiama percakapan berlangsung, yakni menyangkut tempat dan waktu pembicaraan, apa dan siapa yang dibicarakan.
  4. Waspadalah terhadap masing-masing pertanyaan.

POLA PERTANYAAN :

Setelah percakapan panjang selesai, Anda akan mendengar beberapa pertanyaan yang diucapkan sekali. Pertanyaan tersebut biasanya dimulai dengan kata-kata tanya (question words) terutama:

What (Apa/Apa yang/Berapa}

Why (Mengapa)

How (Bagaimana/ Berapa, Bagaimana)

Who (Siapa)

Where (Di mana, Kemana)

Whom (Kepada/Dengan Siapa)

 

PERTANYAAN PALING UMUM :

Contoh pertanyaan-pertanyaan yang sering diperdengarkan Part B ini antara lain:

1.What is the main topic of this conversation?
(Apa topik utama percakapan ini?)

2. Where does the conversation take place?
(Di mana percakapan in berlangsung?)

3. When did it occur?
(Kapan ini terjadi?)

3. Part C (Talks)

Pada Part C, Anda akan mendengarkan ceramah pendek (a short lecture/talk) dan akan diikuti oleh beberapa pertanyaan. Biasanya setelah kuliah atau ceramah, Anda akan mendengar 3 (tiga) sampai 7 (tujuh) pertanyaan.

TRIK MENJAWAB :

  1. Bila Anda memiliki waktu, lihatlah pilihan-pilihan jawaban yang tertera pada lembar soal dan temukan katakuncinya.
  2. Waspadailah pembicaraan pada kalimat pertama karena biasanya akan menjadi topik bagi kalimat-kalimatselanjutnya.
  3. Fokuskan pendengaran Anda pada hal-hal yang berkaitan dengan pertanyaan 5W (what, who, when, where, why) dan How.
  4. Buatlah kesimpulan/inferasi atas situasi yang terjadi saat pembicaraan dilakukan.

POLA PERTANYAAN :

Teks lisan setiap ceramah biasanya terdiri dari 140-290 kata  dengan durasi sekitar 40-80 detik. Topiknya bersifat lebih akademis jika dibandingkan dengan Part A dan materinya berbicara tentang sejarah, ilmu pengetahuan, atau organisasi universitas, dan kadang-kadang anda juga perlu perhatikan informasi yang berkaitan dengan angka-angka yang terdapat dalam percakapan ini. Di bagian ini anda memiliki waktu sekitar 12 detik untuk menjawab beberapa pertanyaan dan satu ceramah. Setelah ceramah selesai, anda akan mendengar beberapa pertanyaan yang hanya diucapkan sekali saja. Pertanyaannya biasanya dimulai dengan Question Words (kata-kata tanya) terutama:

  • What (Apa/Apa yang/Berapa),
  • How (Bagaimana/ Berapa, Bagaimana),
  • Where (Di mana, Ke mana),
  • Why (Mengapa)
  • Who (Siapa), dan
  • Whom (Kepada/Dengan siapa)

PERTANYAAN PALING UMUM :

Contoh pertanyaan-pertanyaan yang sering diperdengarkan dalam Part C ini meliputi main ideas, details, purpose, and implication:

1. Pertanyaan tentang main idea (pikiran utama) biasanya meliputi:

A. What is the main idea of the talk?

(Apa pikiran utama dari percakapan tersebut?)

B. What is the talk mainly about?

(Tentang apa percakapan tersebut?)

C. What are the speakers discussing?

(Apa yang sedang dibicarakan oleh para pembicara?)

D. What would be a good title for the lecture?

(Judul apa yang baik untuk kuliah tersebut?)

2. Pertanyaan mengenai detail percakapan (details) biasanya meliputi:

A.What does the man/woman say about…?

(Apa yang dikatakan laki-laki/wanita tersebut tentang…?)

B. What does the man/woman want?

(Apa yang diinginkan laki-laki/wanita tersebut?)

C. What does the man/woman suggest about…?

(Apa saran laki-laki/wanita tersebut tentang…?)

D. What is the man/woman describing?

(Apa yang laki-laki/wanita tersebut deskripsikan?)

3. Pertanyaan mengenai tujuan (purpose) biasanya meliputi:

A. Why did…?

(Mengapa (bentuk lampau)…?)

B.Why is… ?

(Mengapa (bentuk kini)…?)

C. Why does the man/woman think…?

(Mengapa laki-laki/wanita tersebut mengira…?)

D. Why does the speaker mention…?

(Mengapa pembicara menyebutkan…?)

 

4. Pertanyaan mengenai maksud atau implikasi (implication) biasanya meliputi:

A. What does the speaker imply about…?

(Apa yang pembicara maksud tentang…?)

B. What does the speaker infer about…?

(Apa yang pembicara simpulkan tentang…?)

C. What does the man/woman mean when he/she says…?

(Apa yang laki-laki/wanita tersebut maksud ketika dia mengatakan…?)

5. Pertanyaan lain pada bagian ini bisa saja meminta Anda untuk memilih gambar, mencocokkan pertanyaan, dan mengelompokkan jawaban berdasarkan kategori. Contohnya:

A. You may be asked to pick out the correct drawing from what was described in words.

(Anda mungkin diminta untuk memilih gambar yang sesuai dengan apa yang dideskripsikan dengan kata-kata.)

B. You may be asked to match two concepts together.

(Anda mungkin diminta untuk mencocokkan dua konsep bersama-sama)

C. You may be asked to determine the sequence of events.

(Anda mungkin diminta untuk menentukan urutan kejadian)

D. You may be asked to categorize certain concepts.

(Anda mungkin diminta untuk mengkategorikan konsep tertentu)

 

Baca Juga : Tips dan Trik Lulus Toefl Dengan Cepat dan Mudah

Demikianlah beberapa tips jitu Cara Lulus TOEFL 500. Sesuai yang saya sampaikan di awal artikel, artikel ini hanya membahas beberapa potongan tips saja. Untuk lebih lengkapnya bisa anda download E-Book lengkapnya Disini

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

error: Content is protected !!